FaktaYogyakarta.id, SLEMAN – Calon jemaah haji Sleman mulai diberangkatkan secara bertahap pada pekan ini. Sebanyak 360 calon jemaah haji kloter 65 SOC dan 356 calon haji kloter 66 SOC asal Kabupaten Sleman dilepas dari Masjid Agung dr. Wahidin Soedirohoesodo menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali, sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Agama Sleman, Sidik Pramono, menyampaikan bahwa jumlah calon jemaah haji Sleman tahun ini mencapai 1.209 orang dan terbagi dalam 5 kloter.
Kelima kloter jemaah haji Sleman terdiri dari kloter 65 SOC sebanyak 360 orang, kloter 66 SOC sebanyak 356 orang, kloter 67 SOC dengan 356 orang, kloter 69 SOC berjumlah 40 orang, dan kloter 71 SOC sebanyak 107 orang. Pemberangkatan calon jemaah haji Sleman ini merupakan bagian dari rangkaian nasional penyelenggaraan ibadah haji 2025.
Menariknya, dari total jemaah tersebut, terdapat calon haji tertua bernama Saudah Dullah Ichsan, berusia 92 tahun, asal Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik. Sementara itu, calon haji termuda tercatat adalah Sulthon Al Farrel Adyasta, usia 19 tahun, dari Caturtunggal, Kapanewon Depok.
Untuk mendukung kelancaran proses pemberangkatan, sejumlah ruas jalan di sekitar Masjid Agung Sleman ditutup sementara. Penutupan ini dilakukan untuk menghindari kemacetan serta memberikan ruang aman bagi kendaraan pengangkut jemaah haji dan rombongan pengantar. Masyarakat diminta bersabar dan mengatur rute alternatif selama prosesi pemberangkatan berlangsung.
Pemberangkatan calon jemaah haji Sleman ini menjadi momen penting bagi keluarga dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sleman dan Kementerian Agama setempat terus memberikan layanan terbaik demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.














