FaktaYogyakarta.id, BANTUL – Seorang remaja berinisial AAA (16), warga Timbulharjo, Sewon, Bantul, diamankan warga setelah diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran bersenjata tajam di Bantul, Kamis (26/6/2025) dini hari. Penangkapan berlangsung di Simpang Tiga Tugu Lilin, Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, sekitar pukul 02.00 WIB.
Penangkapan bermula saat dua anggota Dit Samapta Polda DIY, BRIPDA Khanifah Sidiq Wicksono dan BRIPDA Alexander Yudha Prasetya, tengah melaksanakan patroli malam di kawasan Simpang Empat Wojo, Sewon. Keduanya mencurigai iring-iringan sekitar 10 sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi dan perilaku mencurigakan.
Saat dilakukan pengejaran, rombongan sepeda motor itu berpencar. Polisi berhasil menghentikan satu unit sepeda motor matic yang ditumpangi dua remaja. Salah satu remaja terlihat menjatuhkan senjata tajam jenis celurit saat terjatuh. Pengendara langsung diamankan ke Mapolda DIY, sedangkan pembonceng kabur.
Tak berselang lama, warga yang mengetahui kejadian tersebut ikut melakukan pencarian. Mereka berhasil menangkap seorang remaja lainnya, yang diketahui berinisial AAA, lulusan MTsN 1 Yogyakarta. AAA kemudian diserahkan ke Polsek Kasihan dan dibawa ke Mapolda DIY untuk proses lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, membenarkan penangkapan remaja yang diduga terlibat dalam kelompok pelaku tawuran.
“Remaja yang diamankan diduga merupakan bagian dari kelompok yang telah merencanakan tawuran bersenjata tajam di wilayah Ringroad Wojo, Sewon,” ujarnya, Kamis siang.
Aksi tawuran bersenjata tajam di Bantul ini memicu kekhawatiran warga, terutama karena melibatkan remaja di bawah umur. Saat ini, dua remaja telah diamankan di Mapolda DIY untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu anggota lain dari kelompok tersebut yang berhasil melarikan diri.
Pihak kepolisian mengimbau orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak di luar rumah, terutama saat malam hari. Patroli gabungan akan terus digencarkan untuk mengantisipasi potensi tawuran dan kejahatan jalanan di wilayah Bantul dan sekitarnya.














