FaktaYogyakarta.id, NASIONAL – Peristiwa mengagetkan terjadi di Jembatan Jurug, perbatasan Karanganyar dan Solo, pada Selasa (1/7/2025). Seorang mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo berinisial DA dilaporkan melompat ke Sungai Bengawan Solo dan hingga kini masih dalam pencarian oleh tim SAR.
Mahasiswi berusia 22 tahun tersebut merupakan angkatan 2021 dan tercatat sebagai mahasiswa berprestasi penerima KIP Kuliah. DA dikenal cerdas, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 3,8. Ia bahkan baru saja menyelesaikan ujian skripsi dan telah merampungkan proses revisi.
“Mahasiswi yang bersangkutan tinggal mengurus administrasi wisuda. Jadi, tidak ada kaitannya dengan proses pembelajaran atau akademik di kampus,” ujar Sekretaris Universitas UNS, Agus Riwanto, dalam keterangan resmi.
Menurut Agus, DA merupakan klien dari Subdirektorat Layanan Konseling Mahasiswa UNS sejak Januari 2025. Ia telah direkomendasikan untuk menjalani pemeriksaan ke psikiater dan mendapatkan pendampingan psikologis secara berkala.
“DA adalah salah satu penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang memiliki prestasi akademik sangat baik. Ini murni karena kondisi psikologis pribadi yang terus kami dampingi,” tambahnya.
Kejadian tragis ini terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 15.30 WIB. DA meninggalkan sepeda motor lengkap dengan helm dan tas di sisi jembatan. Warga yang curiga segera melapor ke pihak berwenang.
Tim SAR gabungan dari BPBD Karanganyar, BPBD Solo, relawan, dan organisasi kemanusiaan lainnya kini tengah melakukan pencarian intensif di Sungai Bengawan Solo. Penyisiran dilakukan dengan perahu karet dan drone pengintai dari atas udara.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental mahasiswa, terutama menjelang masa-masa akhir studi yang penuh tekanan. Pihak kampus juga mengimbau seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan layanan konseling yang tersedia secara gratis.














