FaktaYogyakarta.id, KULON PROGO — Sebuah kecelakaan tunggal truk glimpang di Giripeni terjadi pada Minggu (17/8/2025) pagi dan sempat menghebohkan warga sekitar. Peristiwa ini bermula saat sopir truk berusaha menghindari pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan. Untuk menghindari tabrakan, truk kemudian berjalan agak ke pinggir jalan.
Namun, tanpa disadari, sisi jalan yang dilalui ternyata dalam kondisi rapuh atau growong akibat tergerus air. Hal tersebut membuat tanah tidak mampu menahan beban truk, sehingga kendaraan besar itu akhirnya kehilangan keseimbangan dan glimpang ke samping.
Beruntung, dalam kecelakaan tunggal di Giripeni ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sopir truk dilaporkan dalam kondisi selamat, begitu pula tidak ada pengendara lain yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Meski demikian, badan truk yang melintang di jalan sempat membuat arus lalu lintas tersendat sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas bersama warga sekitar.
Pihak kepolisian yang datang ke lokasi segera melakukan olah TKP serta berkoordinasi dengan perangkat desa untuk membantu proses evakuasi. Petugas juga mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati, khususnya di jalur Giripeni yang beberapa titik pinggir jalannya mengalami kerusakan akibat erosi air.
Kecelakaan ini sekaligus menjadi peringatan bahwa kondisi jalan yang tampak baik tidak selalu aman dilalui kendaraan besar. Para pengendara, baik truk maupun sepeda motor, diimbau menjaga kecepatan, memperhatikan kondisi sekitar, dan menghindari manuver berbahaya, terutama di jalur dengan tingkat kerawanan tinggi.
Dengan tidak adanya korban jiwa dalam peristiwa ini, masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali, serta perbaikan jalan di titik rawan segera dilakukan oleh pihak terkait demi keselamatan pengguna jalan.














