FaktaYogyakarta.id, YOGYAKARTA — Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menargetkan perluasan parkir nontunai QRIS di Jogja hingga 110 titik pada akhir 2025. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan warga dan wisatawan, tetapi juga mampu menekan praktik nuthuk atau menaikkan tarif parkir secara liar yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menyampaikan saat ini baru ada 10 titik parkir yang menerapkan sistem pembayaran digital berbasis QRIS. Untuk mempercepat penerapan, Pemkot telah memberikan pelatihan kepada para juru parkir agar terbiasa melayani transaksi nontunai.
“Kami menargetkan hingga akhir 2025, sebanyak 50 persen dari total 785 juru parkir di Kota Jogja sudah beralih ke sistem digital,” kata Hasto, Senin (22/9/2025).
Menurutnya, digitalisasi parkir merupakan salah satu langkah strategis untuk mengurangi kesemrawutan di jalan perkotaan. Namun, ia mengakui kebijakan tersebut belum cukup untuk mengatasi persoalan kemacetan secara menyeluruh.
Selain itu, Pemkot juga menyiapkan kantung parkir bus wisata terpusat di Terminal Giwangan yang ditargetkan beroperasi awal 2026. Nantinya, bus besar akan diarahkan parkir di terminal tersebut, sementara wisatawan menuju pusat kota dengan shuttle bus.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, menambahkan bahwa juru parkir yang disiplin menerapkan sistem nontunai akan mendapatkan penghargaan khusus. “Kami apresiasi jukir yang responsif dan minim keluhan dari warga,” ujarnya.
Salah satu juru parkir, Muhammad Nurulisa, menuturkan dirinya sudah terbiasa menggunakan pembayaran digital. Menurutnya, sistem ini relatif mudah dijalankan meski masih perlu penyempurnaan. “Misalnya ditambah pilihan tip agar lebih fleksibel,” katanya.
Dengan perluasan sistem parkir nontunai berbasis QRIS di Jogja, Pemkot optimistis potensi kecurangan tarif dapat ditekan, transparansi meningkat, dan pelayanan parkir semakin profesional. Kebijakan ini juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah mendorong literasi digital di masyarakat.














