FaktaYogyakarta.id, BANTUL – Menjelang libur panjang akhir pekan, Pantai Parangtritis, salah satu destinasi wisata unggulan di Yogyakarta, diprediksi akan dibanjiri wisatawan dari berbagai daerah. Lonjakan kunjungan ini mendorong pihak terkait, termasuk Dinas Pariwisata DIY dan SAR Pantai Parangtritis, untuk mengeluarkan imbauan keselamatan bagi para pengunjung.
Dalam keterangan resminya, PANTAS (Pantai Selatan Siaga) Yogyakarta menyampaikan bahwa wisatawan dihimbau untuk tidak berenang di Pantai Parangtritis, terutama di area yang sudah diberi tanda larangan atau bendera merah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan kecelakaan laut akibat kondisi ombak yang tidak menentu serta arus balik (rip current) yang sangat berbahaya.
“Dihimbau kepada para pengunjung untuk tidak mandi di laut, menjauhi area yg ada tanda bahaya demi keselamatan dan kenyamanan bersama.”jelas PANTAS Yogya
Pantai Parangtritis dikenal memiliki ombak besar dan arus kuat khas pantai selatan. Meskipun menarik untuk dinikmati keindahannya, laut di kawasan ini menyimpan risiko tinggi bagi perenang yang tidak berhati-hati.
PANTAS Yogyakarta juga telah menyiagakan personel SAR, penjaga pantai, serta memasang papan peringatan tambahan di beberapa titik rawan kecelakaan.
Dengan menaati imbauan ini, diharapkan libur panjang akhir pekan di Yogyakarta tetap aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua pihak. Keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama dalam pengelolaan kawasan wisata pantai, khususnya Pantai Parangtritis.














