Bupati Sleman Respon Kondisi SD Negeri Rusak, Akan Surati Pemerintah Pusat

Gambaran SD Negeri yang rusak (dok.ist/FaktaYogyakarta.id)

FaktaYogyakarta.id, SLEMAN – Bupati Sleman, Harda Kiswaya, memberikan tanggapan serius terhadap banyaknya gedung SD Negeri yang rusak di Sleman. Ia menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa dibiarkan dan menjadi prioritas pemerintah daerah untuk segera ditangani. Harda juga menyatakan keinginannya untuk mendapat laporan detail terkait sekolah-sekolah yang rusak sebagai bahan untuk menyusun rencana perbaikan ke depan.

“Saya gak mau (ada sekolah yang ambruk), malu saya. Sehingga alhamdulillah tanggal 28 Mei ini, perbaikan di SD Negeri Kledokan sudah jalan. (Berkaitan banyak yang rusak) nanti akan saya rembug dengan dewan, kemampuan keuangannya sampai di mana, kemudian urutlah (diperbaiki),” ujar Bupati Sleman dilution dari Tribunjogja.com pada Senin (19/5/2025).

Gedung SD Negeri yang rusak di Sleman menjadi sorotan utama dalam kebijakan ini. Selain mengandalkan anggaran daerah, Harda juga mengupayakan dana dari pemerintah pusat. Ia telah berkoordinasi dengan DPR RI yang memberikan informasi bahwa daerah dapat mengajukan permohonan dana rehabilitasi infrastruktur sekolah melalui jalur anggota dewan pusat.

“Sehingga saya akan bersurat ke beliau-beliau. Mudah-mudahan bisa mengakses dana dari pusat,” harap Harda.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Sri Adi Marsanto, mengungkapkan bahwa terdapat 512 SD negeri dan swasta di 17 Kapanewon, dan 374 di antaranya merupakan sekolah negeri. Dari data yang dimiliki, 60 hingga 70 persen sekolah menunjukkan tingkat kerusakan yang membutuhkan perhatian, baik rusak ringan, sedang, hingga berat.

Kondisi SD Negeri yang rusak di Sleman mayoritas merupakan bangunan tua peninggalan masa inpres. Perbaikannya selama ini hanya dilakukan secara tambal sulam karena keterbatasan anggaran daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *