FaktaYogyakarta.id, NASIONAL – Ruas Tol Solo-Jogja segmen Klaten-Prambanan resmi dibuka untuk umum mulai Rabu, 2 Juli 2025. Sejak pukul 06.00 WIB, ratusan kendaraan sudah terlihat melintasi ruas tol baru ini. Meskipun pengguna jalan tol belum dikenai tarif alias gratis, namun mereka tetap diwajibkan men-tap kartu e-toll saat masuk dan keluar gerbang tol.
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Rudy Hardiansyah, menegaskan bahwa sistem tapping tetap diberlakukan karena Tol Klaten-Prambanan sudah terkoneksi dengan jaringan Tol Trans Jawa. “Meskipun tarifnya masih nol rupiah, data asal dan tujuan perjalanan tetap harus tercatat untuk kelancaran sistem,” jelasnya.
Tol Solo-Jogja segmen Klaten-Prambanan dan tol gratis Jogja menjadi poin penting dalam pembukaan ruas ini. Kehadiran ruas tol ini melengkapi sambungan dari ruas Kartasura–Klaten yang lebih dahulu dioperasikan sejak September 2024. Ruas ini sangat dinantikan masyarakat sebagai solusi mengurai kemacetan arus lalu lintas di jalur Solo–Yogyakarta yang dikenal padat, terutama saat libur panjang dan musim mudik.
Gerbang Tol Prambanan yang menjadi pintu keluar terbaru bisa diakses dari Jalan Raya Solo-Jogja, tepatnya di kawasan Kecamatan Jogonalan, Klaten. Pihak pengelola mengimbau pengendara untuk tetap mematuhi rambu dan aturan, serta menyiapkan saldo e-toll agar tidak terkendala saat tapping meski tidak ada pemotongan saldo.
“Jika pengendara masuk dari jalur Trans Jawa dan keluar di Prambanan, maka hanya akan dikenai tarif sampai titik Gerbang Tol Klaten, sesuai sistem terintegrasi,” tambah Rudy.
Dengan dibukanya Tol Solo-Jogja segmen Klaten-Prambanan, perjalanan antara dua kota budaya ini diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan aman. Peningkatan konektivitas ini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.














