Faktayogyakarta.id, NASIONAL – Ratusan warga beserta jajaran kepala daerah di Provinsi Sumatera Selatan mengantarkan jenazah mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, ke tempat peristirahatan terakhirnya. Prosesi pemakaman Alex Noerdin dilangsungkan secara khidmat di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga, Kota Palembang, pada hari Kamis.
Prosesi pemakaman tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad, serta Bupati Banyuasin Askolani. Kehadiran para kepala daerah beserta ratusan masyarakat ini menjadi bentuk penghormatan terakhir bagi sosok yang pernah memimpin provinsi tersebut selama satu dekade. Iring-iringan jenazah dilaporkan tiba di area TPU Kebun Bunga sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum dibawa ke lokasi pemakaman, jenazah almarhum telah lebih dahulu dishalatkan secara berjamaah oleh masyarakat di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayowikramo, yang juga dikenal luas sebagai Masjid Agung Palembang.
Sebagaimana diketahui, Alex Noerdin yang menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan selama dua periode berturut-turut, yakni dari tahun 2008 hingga 2018, mengembuskan napas terakhirnya di Jakarta. Tokoh kelahiran tahun 1950 tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta, pada hari Rabu (25/2/2026) pukul 13.30 WIB. Ia berpulang pada usia 75 tahun setelah sempat menjalani perawatan medis.
Semasa hidupnya dan selama menjabat sebagai kepala daerah, Alex Noerdin dikenal sebagai figur birokrat yang sangat berpengaruh dalam mendorong akselerasi pembangunan serta promosi Provinsi Sumatera Selatan. Kiprahnya diakui tidak hanya di tingkat nasional, melainkan juga hingga ke kancah internasional. Ia secara konsisten mendorong berbagai proyek infrastruktur strategis yang kini menjadi pondasi kemajuan daerah.
Selain infrastruktur umum, fokus utama pembangunan yang ditinggalkan oleh almarhum berada pada sektor pengembangan olahraga. Peran pentingnya tercatat dalam sejarah ketika ia berhasil membawa nama Kota Palembang ke panggung dunia melalui kesuksesan penyelenggaraan dua ajang olahraga multicabang berskala internasional. Momentum bersejarah tersebut mencakup pelaksanaan pesta olahraga Asia Tenggara atau SEA Games pada tahun 2011, disusul kemudian dengan perhelatan akbar Asian Games pada tahun 2018 yang diselenggarakan secara bersama oleh Jakarta dan Palembang. Seluruh dedikasi tersebut kini menjadi warisan berharga yang terus dikenang publik hingga prosesi pemakaman Alex Noerdin selesai dilaksanakan.














