Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 11 Tewas, 8 Korban Masih Hilang, Evakuasi Terkendala Longsor Susulan

Suasana pasca longsor
Suasana pencarian korban yang masih hilang. Foto: Andrea Ramadhan

FaktaYogyakarta.id, NASIONAL – Proses pencarian korban longsor di area tambang galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terus dilakukan hingga Sabtu (31/5/2025). Hingga hari ini, tercatat sebanyak 8 korban longsor tambang Gunung Kuda Cirebon masih dinyatakan hilang, sementara 11 orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Bencana longsor di tambang batu tersebut terjadi pada Jumat siang (30/5/2025) dan langsung menimbun sejumlah pekerja yang berada di area tambang. Material longsoran menutupi sebagian besar jalur operasional tambang, membuat proses evakuasi menjadi sangat sulit dan berisiko tinggi.

Tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, BPBD, serta relawan dari berbagai unsur, terus berjuang untuk menemukan para korban yang tertimbun. Upaya pencarian dimulai sejak pukul 08.00 WIB, dibantu dengan alat berat berupa ekskavator guna mengangkat material longsor yang sangat tebal.

Namun, pencarian korban terkendala oleh longsor susulan yang tercatat telah terjadi sebanyak delapan kali sejak Jumat siang. Situasi ini tidak hanya memperlambat proses evakuasi, tetapi juga membahayakan keselamatan petugas di lapangan.

“Total ada delapan kali longsoran susulan yang sangat menyulitkan tim di lapangan. Kami terus siaga, namun tetap mengutamakan keselamatan personel,” ujar seorang petugas dari BPBD Kabupaten Cirebon.

Hingga berita ini diturunkan, korban tewas akibat longsor tambang Gunung Kuda Cirebon telah mencapai 11 orang. Sebagian besar korban adalah pekerja tambang yang tengah beraktivitas saat longsor terjadi. Sementara itu, korban luka-luka telah dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis.

Kepolisian setempat menyatakan bahwa investigasi atas penyebab utama longsor masih dilakukan. Sementara itu, pemerintah daerah dan instansi terkait tengah fokus pada pencarian korban longsor di Cirebon yang masih hilang.

Masyarakat diminta untuk menjauhi lokasi tambang karena risiko longsor susulan masih tinggi. Pemerintah juga akan mengevaluasi aspek keselamatan kerja di lokasi-lokasi tambang rawan bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *