FaktaYogyakarta.id, GUNUNGKIDUL – Warga pesisir Gunungkidul kembali dikejutkan dengan penemuan jenazah di Pantai Krakal, Minggu pagi (4/8/2025). Jenazah yang ditemukan dalam kondisi tidak dapat dikenali itu langsung dievakuasi ke RSUD Wonosari oleh tim SAR Gabungan dan aparat setempat.
Pihak berwenang menduga kuat jenazah tersebut merupakan korban yang hilang sejak sepekan lalu di Pantai Siung, Kecamatan Tepus. Diketahui, seorang wisatawan bernama Azka Nurfadilah (28), asal Pondok Ranggon, Jakarta Timur, dinyatakan hilang terseret ombak saat berkunjung ke Pantai Siung pada Senin (28/7/2025) lalu.
“Jenazah ditemukan mengambang di sekitar tepi pantai dengan kondisi tubuh yang sudah sulit dikenali. Karena itu, proses identifikasi harus dilakukan melalui metode ilmiah,” ujar salah satu anggota tim SAR.
Setelah tiba di RSUD Wonosari, jenazah kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan DNA. Langkah ini diambil untuk memastikan apakah benar jenazah tersebut adalah korban hilang di Pantai Siung.
“Karena kondisi jenazah yang sudah membusuk dan tidak bisa dikenali secara visual, kita harus melakukan uji DNA sebagai langkah identifikasi yang sahih,” ungkap Kepala Tim Medis RS Bhayangkara.
Penemuan jenazah di Pantai Krakal ini menambah duka mendalam bagi keluarga korban yang sejak awal telah menunggu kepastian dengan penuh harap. Hingga berita ini diturunkan, proses pencocokan DNA masih menunggu hasil laboratorium.
Jika hasil pemeriksaan DNA positif cocok dengan data korban, maka jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak.
Kasus ini juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan wisatawan akan pentingnya kewaspadaan saat berkunjung ke kawasan pantai selatan DIY, terutama di wilayah Gunungkidul yang dikenal memiliki ombak besar dan arus bawah laut yang kuat.














