Daerah  

Terpeleset di Sungai Belik, Seorang Balita di Bantul Belum Ditemukan

Tim SAR Gabungan saat pencarian balita yang terpeleset di Sungai Belik. (Polda DIY)
Tim SAR Gabungan saat pencarian balita yang terpeleset di Sungai Belik. (Polda DIY)

BANTUL – Pada Sabtu (14/12), seorang bocah 4 tahun terpeleset di sungai dan hilang terbawa arus, peristiwa tersebut terjadi di Sungai Belik kawasan Pleret, Bantul.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry mengatakan, bahwa kejadian bermula saat ANS (4) tak kunjung pulang ke rumah setelah bermain sejak pagi.

Keluarga ANS pun berusaha mencari bocah perempuan tersebut.

Sabtu siang orang tua korban mencari anaknya yang diduga sedang bermain di halaman depan pondok pesantren,” katanya kepada wartawan.

Pencarian tersebut tidak membuahkan hasil, kemudian orang tua korban mengecek CCTV pada pukul 13.00 WIB.

Hasilnya terlihat di monitor CCTV sekira pukul 09.57 WIB korban bermain di pinggir Sungai Belik. Lalu terpeleset jatuh dan terbawa arus sungai yang saat itu mengalir deras,” ujarnya.

Orang tua ANS langsung melapor ke Polsek Pleret, selanjutnya polisi bersama Tim SAR langsung mendatangi lokasi kejadian dan berlanjut melakukan pencarian.

Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban,” ucapnya.

Pencarian hari keempat ini dibagi dalam enam tim, personel gabungan pencarian melibatkan Basarnas, TNI-Polri, dan SAR DIY, FPRB, dan masyarakat.

Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto mengatakan pencarian korban pada Selasa (17/12/2024) merupakan hari keempat.

SRU 1 melakukan penyisiran dengan menggunakan packcraf 1 dan susur darat di bagian kiri sungai.

SRU 2 melakukan penyisiran dengan menggunakan packcraf 2 dan susur darat dibagian kanan sungai.

SRU 3 denan LCR atau perahu karet melakukan penyisiran dari Dam Demi Bawah – Dam Tegal sejauh 3,7 Kilometer.

SRU 4 menggunakan drone udara dan air melaksanakan pencarian dari Tempuran Opak Oyo ke hulu dan hilir sejauh 2 Kilometer.

SRU 5 dengan LCR Polairud dari Muara sampai dengan Jambatan Kretek.

SRU 6 pencarian di sekitaran Sungai Belik sampai Sungai Opak Tempuran,” katanya pada Selasa (17/12/2024). (sya)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *