Faktayogyakarta.id, NASIONAL – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi resmi ditunjuk menjadi ketua Satgas Mitigasi PHK setelah menggelar rapat koordinasi bersama pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat di kompleks parlemen Senayan Jakarta pada Jumat (26/6/2026).
Penunjukan tersebut disepakati oleh seluruh perwakilan pemerintah dan parlemen karena figur menteri dianggap mampu merangkul berbagai pemangku kepentingan terkait.
“Semua bersepakat memohon kami untuk menjadi ketua Satgas Mitigasi PHK oleh karena dianggap dapat menjembatani berbagai pihak dan berbagai stakeholder (pemangku kepentingan) terkait,” kata Prasetyo dalam jumpa pers.
Mensesneg menjelaskan bahwa satuan tugas khusus ini kini mulai bekerja secara intensif untuk memetakan seluruh persoalan di sektor industri nasional.
Langkah pemetaan masalah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif dari pemerintah guna mencegah terjadinya gelombang pemutusan hubungan kerja di Indonesia.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan tersebut tim Satgas Mitigasi PHK akan menjalin kolaborasi erat bersama elemen Desk Ketenagakerjaan Kepolisian Republik Indonesia.
Kedua lembaga tersebut akan rutin melakukan kegiatan monitoring serta saling bertukar data mengenai permasalahan internal perusahaan yang berpotensi memicu pengurangan karyawan.
Pihak satuan tugas berkomitmen untuk melakukan proses mitigasi secara mendalam satu per satu terhadap setiap perusahaan yang terindikasi mengalami masalah operasional.
Di samping langkah pencegahan tim khusus tersebut juga menaruh perhatian besar pada nasib para pekerja di perusahaan yang belum menyelesaikan kewajiban pesangon.
“Kita mitigasi satu per satu karena permasalahan PHK tidak selalu berkenaan dengan masalah suplai bahan baku, misalnya, gas atau batu bara. Kadang-kadang juga ada permasalahan konflik internal manajemen perusahaan. Namun, apa pun itu penyebabnya, menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,” kata dia.
Agenda rapat koordinasi penting tersebut turut dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.
Hadir pula Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal beserta perwakilan dari jajaran Kepolisian Republik Indonesia.
Sementara itu pihak pimpinan parlemen diwakili secara langsung oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal.
Sufmi Dasco Ahmad secara tegas menyatakan komitmen penuh dari seluruh jajaran parlemen untuk bekerja sama secara maksimal dengan pemerintah pusat.
“Nanti Satgas Mitigasi PHK, pihak pemerintah dan DPR, akan rutin bertemu untuk kemudian berkoordinasi. Hari-hari di DPR nanti akan dipimpin oleh Pak Cucun Syamsurijal,” kata dia.














