Daerah  

Perlu Diketahui, Bahaya Rip Current di Pantai Gunungkidul

Tangkapan layar ilustrasi pergerakan rip current. (YouTube)
Tangkapan layar ilustrasi pergerakan rip current. (YouTube)

GUNUNGKIDULPantai sering kali menjadi destinasi favorit wisatawan yang ingin menghabiskan waktu untuk menikmati deburan ombak dan pemandangan alam.

Namun, di balik keindahannya, ada bahaya tersembunyi, salah satunya adalah rip current.

Arus balik yang tampaknya tenang ini bisa sangat berbahaya bila tidak diketahui dengan baik.

Yuk, kita pelajari apa itu rip current dan bagaimana cara kerjanya dikutip dari akun Instagram @hendy_fatchurohman.

Apa itu Rip Current?

Rip current adalah arus laut yang sangat kuat dan berbahaya, membentuk saluran sempit yang bisa menarik perenang ke tengah laut dengan kecepatan hingga 2 meter per detik.

Meskipun terlihat tenang di permukaan, area ini memiliki kedalaman lebih dari sekitarnya, sehingga berpotensi menciptakan rip current.

Penelitian Rip Current di Pantai Drini

Baru-baru ini, tim peneliti melakukan eksperimen di Pantai Drini, Gunungkidul, untuk memetakan pergerakan rip current dengan menggunakan larutan Uranine.

Hasil eksperimen ini menunjukkan hasil cukup mengkhawatirkan, mengingat rip current di kawasan tersebut dapat terdeteksi dengan jelas menggunakan pewarna yang membentuk “jalur” yang mengarah ke laut.

Karakteristik Rip Current di Kawasan Karst Gunungkidul

Tim peneliti menggunakan larutan Uranine, yang aman karena berbasis garam, untuk melacak pergerakan dan kecepatan rip current.

Penelitian ini mengungkap rip current dapat bersifat tetap atau bergerak, tergantung pada pasang surut air laut.

Mayoritas rip current di kawasan karst Gunungkidul termasuk dalam jenis reef rip current, yang lebih stabil dan sering terbentuk di celah-celah terumbu karang yang terisi pasir.

Itulah pentingnya memahami bahaya rip current saat berkunjung ke pantai, terutama di kawasan Gunungkidul.

Meskipun arus ini tampak tenang di permukaan, bisa sangat berbahaya jika kita tidak waspada. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *