FaktaYogyakarta.id, GUNUNGKIDUL – Memasuki hari kelima, Jumat (01/08/2025), upaya pencarian satu orang hilang di Pantai Siung, Kabupaten Gunungkidul, masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Hingga hari kelima ini, belum ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan korban.
Proses pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi lima Search and Rescue Unit (SRU). SRU laut mengerahkan perahu dari Pantai Siung yang menyisir ke arah timur hingga depan tebing Dengkeng, yang berjarak sekitar tiga mil laut dari garis pantai. Selain itu, satu unit jetski juga dikerahkan dari Pantai Wediombo dan melakukan penyisiran ke arah barat hingga kembali ke Pantai Siung dengan jarak sekitar 1,5 mil laut.
Sementara itu, SRU darat di Pantai Siung melakukan pencarian menyisir jalur bawah tebing, atas tebing, semak-semak, dan turut menggali informasi dari para petani yang berada di area persawahan sekitar. Area pencarian darat meluas hingga Pantai Jogan di arah timur sejauh kurang lebih 3 kilometer, serta sampai ke Bukit Pengilon dan Gunung Batur dengan jarak sekitar 4 kilometer.
Tak hanya itu, SRU drone juga dikerahkan menggunakan dua unit drone untuk melakukan pemantauan dari udara, terutama di area laut dan celah-celah tebing di sisi timur dan barat Pantai Siung.
Sayangnya, hingga akhir pencarian hari kelima, belum ditemukan barang maupun petunjuk yang berkaitan dengan korban. Selain itu, SRU laut diperintahkan kembali ke daratan karena kondisi angin yang mulai menjadi kendala keselamatan.
Koordinator lapangan menyatakan bahwa upaya pencarian akan terus dilakukan dan ditingkatkan, dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan situasi di lapangan.
“Orang hilang di Pantai Siung masih dalam pencarian, dan kami tetap mengerahkan segala upaya maksimal,” tegasnya.
Pencarian ini menjadi perhatian masyarakat sekitar, mengingat area Pantai Siung dan sekitarnya memiliki kontur tebing dan arus laut yang cukup kuat, sehingga menyulitkan proses evakuasi dan pemantauan.














