FaktaYogyakarta.id, KULON PROGO — Kasus pencurian uang di ATM Wates Kulonprogo dengan modus congkel dan ganjal mesin terjadi pada Kamis (29/8/2025) malam. Aksi yang menyasar ATM BNI di depan pabrik rokok, Giripeni, Wates, Kulonprogo, itu beruntung tidak berhasil dijalankan pelaku.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tersebut. “Kasusnya sedang kami selidiki dan pelaku yang beraksi saat ini masih diburu,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).
Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah satpam Kantor BNI Cabang Wates menerima pemberitahuan dari pusat. Melalui sistem pemantauan, pihak bank mendeteksi adanya gangguan pada mesin ATM di lokasi kejadian. Satpam kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
“Ketika sampai di TKP, satpam mendapati ada dua orang di dalam gerai ATM. Setelah keduanya keluar, satpam melakukan pengecekan dan menemukan plastik mika di slot kartu ATM,” jelas Sarjoko. Selain itu, ditemukan pula bekas congkelan pada bagian mesin.
Selanjutnya, pihak bank menghadirkan teknisi untuk memeriksa kerusakan. Dari hasil pemeriksaan, kamera internal ATM diketahui telah dirusak. Beruntung, tidak ada uang yang hilang akibat aksi tersebut. “Mesin ATM sudah diperbaiki dan kini dapat kembali digunakan,” tambah Sarjoko.
Kasus pencurian uang di ATM Wates Kulonprogo dengan modus mengganjal kartu ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada saat bertransaksi. Kepolisian juga mengimbau agar warga segera melapor jika menemukan kejanggalan pada mesin ATM.
Saat ini, Polres Kulonprogo masih memburu pelaku yang diduga berjumlah dua orang. Aparat berharap identitas mereka segera terungkap sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.














