Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengerahkan tim ke Dusun Alur Merbo, Gampong Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur guna menangani kemunculan harimau sumatra pada Senin (3/8/2026).
Tim petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan patroli berkala serta mengecek pergerakan satwa liar dilindungi tersebut.
Upaya penghalauan dilakukan petugas guna menggiring harimau agar kembali menjauh dari area permukiman warga menuju kawasan hutan.
Ujang Wisnu Barata menjelaskan bahwa tim di lapangan bertindak cepat untuk mencegah timbulnya interaksi negatif dengan warga setempat.
“Kami mengerahkan tim menangani kemunculan harimau sumatra di Kabupaten Aceh Timur. Tim juga sudah mengecek lokasi dan berpatroli di sekitar lokasi kemunculan harimau,” katanya.
Guna mengawasi pergerakan satwa secara intensif, tim pemantau memasang sejumlah kamera jebakan di area sekitar lokasi penampakan.
Petugas juga membagikan bantuan mercon kepada warga sebagai sarana pertolongan pertama untuk menghalau satwa jika mendekat.
Laporan mengenai kemunculan harimau sumatra di Aceh Timur ini bermula saat warga melihat keberadaan satwa terancam punah tersebut di seputaran pemukiman pada awal pekan.
Langkah penggiringan dan pemantauan kemunculan harimau sumatra di Aceh Timur diharapkan dapat mengembalikan satwa ke dalam zona habitat aslinya.
Petugas meminta masyarakat segera melaporkan setiap perkembangan terbaru di lapangan agar dapat ditindaklanjuti secara cepat.
Patroli dan penjagaan di sekitar Dusun Alur Merbo dipastikan terus berlangsung sampai situasi dinyatakan benar-benar aman.












