FaktaYogyakarta.id, SLEMAN – Kabupaten Sleman resmi memperingati hari jadinya yang ke-109 pada 15 Mei 2025. Dalam perayaan ini, Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar serangkaian upacara adat dan prosesi budaya yang sarat makna sejarah, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang pemerintahan dan identitas budaya Sleman. Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman 15 Mei 2025 tahun ini mengusung nilai pelestarian warisan leluhur sekaligus refleksi atas pencapaian pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan Kenduri dan Penyerahan Gedogo Pusaka yang dilaksanakan di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo pukul 12.00 WIB. Acara ini menjadi simbol penyerahan kembali pusaka pemerintahan dalam rangka prosesi Bedhol Projo, yang merupakan salah satu warisan budaya tak benda khas Sleman.
Selanjutnya, pada pukul 14.00 WIB, digelar Upacara Lung Tinampi dengan menampilkan Tumbak Kyai Turun Sih sebagai simbol kekuatan dan perlindungan. Upacara ini berlangsung khidmat di Pendopo Parasamya, menandai momen spiritual dan sakral yang turut menguatkan jati diri Sleman sebagai kabupaten yang menjunjung tinggi nilai budaya.
Sebagai puncaknya, pada pukul 15.00 WIB diselenggarakan Upacara Pengetan ke-109 Ridumadosipun Kabupaten Sleman yang dipusatkan di Lapangan Pemda, Beran, Tridadi. Ribuan warga dan pejabat daerah hadir dalam acara ini, menyaksikan secara langsung rangkaian prosesi adat serta pertunjukan budaya khas Sleman.
Dengan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal, peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman 15 Mei 2025 ini tidak hanya memperkuat identitas masyarakat tetapi juga menjadi ajang promosi budaya yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Pemerintah Kabupaten Sleman berharap semangat pelestarian budaya dan gotong royong ini terus menjadi fondasi dalam membangun Sleman ke depan.














