Hujan Deras di Yogyakarta, Banjir Kepung Maguwo! GOR Marga Tajem & Stadion Maguwoharjo Terendam Banjir

Sejumlah pengendara motor menerobos banjir di jalan yang tergenang air saat hujan deras, dengan latar lampu jalan menyala dan suasana sore yang mendung.
Gambaran Suasana Banjir di sekitar Stadion Maguwoharjo. (dok.ist/FaktaYogyakarta.id)

FaktaYogyakarta.id, SLEMAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (16/5/2025) sore menyebabkan banjir di Maguwo, khususnya di sekitar GOR Marga Tajem, Dusun Sambilegi Lor, dan area sekitar Stadion Maguwoharjo. Warga melaporkan bahwa air mulai naik sekitar pukul 16.00 WIB dan merendam sejumlah ruas jalan.

Hujan deras menyebabkan banjir dengan ketinggian air dibawah lutut orang dewasa. Di kawasan GOR Marga Tajem, aliran air terpantau cukup deras. Sementara itu, di jalan utama dekat Stadion Maguwoharjo, genangan air cukup dalam hingga membuat kendaraan kecil kesulitan melintas dan beberapa sepeda motor mengalami mogok.

Berdasarkan pantauan warga dan relawan setempat, sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air besar menjadi penyebab utama meluapnya air ke jalan dan permukiman. Selain itu, sedimentasi saluran air yang belum dibersihkan secara optimal juga disebut memperparah kondisi banjir.

Tidak ada laporan korban jiwa, namun aktivitas masyarakat terganggu dan arus lalu lintas di beberapa titik dialihkan untuk menghindari genangan yang cukup dalam.

Menurut kesaksian warga, kondisi banjir di Maguwo ini pertama kalinya terjadi setelah 6 tahun lamanya. Beberapa warga pun tak menyangka bahwa hujan deras kali ini akan mengakibatkan banjir yang cukup tinggi.

Hujan deras dan beberapa wilayah terjadi banjir menjadi pengingat pentingnya perawatan sistem drainase serta kesiapan warga dalam menghadapi musim penghujan. Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, hujan deras masih berpotensi terjadi di wilayah Sleman dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di luar rumah saat cuaca ekstrem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *