FaktaYogyakarta.id, SLEMAN – Pecatur muda asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Shafira Devi Herfesa (16), akan mencetak sejarah sebagai pecatur DIY pertama di Piala Dunia Catur 2025. Turnamen bergengsi ini akan digelar pada 5–29 Juli 2025 di Kota Batumi, Georgia, dan mempertemukan 107 pecatur elite dunia.
Keikutsertaan Shafira menjadi sorotan karena ia masih berusia 16 tahun dan baru pertama kali tampil di ajang sebesar ini. Meski berstatus debutan, Shafira menyatakan bahwa tidak ada persiapan khusus menjelang turnamen. Ia hanya menambah intensitas latihan dan mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Bekasi.
“Latihan sama seperti biasanya, ada sparring dan materi. Persiapannya lebih ke perbanyak latihan dan ikut Pelatnas,” ujar Shafira, Sabtu (14/6/2025).
Sebagai pecatur muda asal Sleman, Shafira merasa tidak terbebani karena tampil tanpa target khusus. Ia hanya ingin bermain sebaik mungkin dan menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan pecatur dunia.
Dalam turnamen ini, Shafira akan menghadapi nama-nama besar seperti Aleksandra Goryachkina (Rusia), Kateryna Lagno, dan Polina Shuvalova—tiga pecatur papan atas dunia yang berpotensi menjadi lawan berat di babak-babak awal.
Sebelumnya, Shafira berhasil meraih prestasi luar biasa dengan menjuarai Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 di Mongolia, yang menjadi tiket emasnya menuju panggung Piala Dunia Catur 2025.
Meski masih muda, Shafira menatap masa depan dengan optimisme tinggi. Ia menargetkan meraih gelar Women Grandmaster, gelar tertinggi bagi pecatur wanita internasional.
Keberhasilan Shafira tidak hanya membanggakan Sleman dan DIY, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para atlet muda Indonesia bahwa mimpi besar bisa dicapai dengan kerja keras dan dedikasi.














