FaktaYogyakarta.id, KULON PROGO – Seorang pekerja proyek milik PT KAI meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api Malioboro Express di kawasan rel wilayah Banjaran, Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kulon Progo. Korban diketahui berinisial P (24), warga Grobogan, Jawa Tengah. Insiden tragis ini terjadi pada Senin dini hari, 26 Mei 2025 sekitar pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima, korban saat itu sedang menjalani istirahat kerja usai melakukan pembersihan sisa beton dari bantalan rel kereta api. Dalam kondisi lelah dan haus, korban berjalan kaki di sekitar rel untuk mengambil air minum. Namun, korban tidak menyadari bahwa KA Malioboro Express tengah melaju di jalur tersebut dengan kecepatan tinggi.
Akibatnya, korban tertemper oleh kereta api dan terpental sejauh kurang lebih 15 meter dari lokasi kejadian. Tim evakuasi yang tiba di lokasi langsung melakukan identifikasi dan menyatakan korban meninggal dunia di tempat akibat luka parah yang dideritanya.
Kecelakaan pekerja proyek kereta api ini langsung ditangani oleh pihak kepolisian dan PT KAI. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KAI terkait evaluasi prosedur keselamatan kerja di sekitar jalur rel aktif. Namun, pihak berwenang mengimbau agar seluruh pekerja proyek tetap waspada dan menggunakan alat pelindung serta memperhatikan jadwal keberangkatan kereta yang melintas.
Peristiwa pekerja tertemper kereta api di Sentolo ini menambah daftar kecelakaan kerja yang terjadi di kawasan proyek jalur kereta api. Diharapkan, evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan kerja dapat segera dilakukan demi menghindari kejadian serupa terulang kembali.














