Kebakaran di Sentolo Akibat Pembakaran Sampah, Warga Diminta Lebih Waspada

Kebakaran di sentolo
Sebuah kebakaran rumah di Dusun Ngrandu, Kelurahan Kaliagung, Kecamatan Sentolo, terjadi pada Senin malam (4/8/2025) sekitar pukul 21.45 WIB. (dok.ist/FaktaYogyakarta.id)

FaktaYogyakarta.id, KULON PROGO —Sebuah kebakaran rumah di Dusun Ngrandu, Kelurahan Kaliagung, Kecamatan Sentolo, terjadi pada Senin malam (4/8/2025) sekitar pukul 21.45 WIB. Api dengan cepat melalap bangunan rumah setelah diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi secara maksimal.

Menurut informasi awal dari warga dan relawan di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat di area kebun belakang rumah yang dipakai sebagai tempat membakar sampah. Karena kondisi angin cukup kencang dan cuaca kering, api kemudian merambat ke bangunan rumah yang berada tidak jauh dari lokasi.

“Awalnya kami kira hanya pembakaran biasa. Tapi tidak lama kemudian, api membesar dan menjalar ke bagian rumah. Kami langsung panik dan menghubungi pemadam kebakaran,” ujar salah satu warga setempat.

Tim Damkar Kulon Progo yang mendapat laporan segera bergerak ke lokasi bersama warga setempat untuk melakukan pemadaman. Sekitar pukul 22.30 WIB, api berhasil dikendalikan dan tidak menyebar ke rumah lain di sekitarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai adanya korban jiwa dalam kebakaran di Sentolo ini. Namun kerugian material diperkirakan cukup signifikan, mengingat sebagian besar bangunan utama rumah hangus terbakar.

Pihak kepolisian dan relawan kebencanaan masih melakukan investigasi di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pasti dan mengidentifikasi korban serta dampak yang ditimbulkan.

Peristiwa kebakaran rumah di Sentolo ini menjadi peringatan keras bagi warga untuk lebih berhati-hati dalam melakukan pembakaran terbuka, terutama saat musim kemarau. Apapun alasannya, pembakaran sampah sebaiknya dilakukan jauh dari bangunan dan diawasi dengan ketat agar tidak berujung petaka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *