FaktaYogyakarta.id, NASIONAL – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra resmi dianugerahi pangkat Jenderal Kehormatan Bintang 4 oleh Presiden Prabowo Subianto. Penganugerahan tersebut berlangsung dalam acara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Bandung Barat, pada Minggu (10/8/2025).
Presiden Prabowo hadir langsung memimpin upacara yang dihadiri pejabat tinggi TNI dan tamu undangan. Herindra, yang sebelumnya berpangkat Letnan Jenderal (bintang tiga) saat masih aktif di militer, kini resmi menyandang pangkat kehormatan tertinggi di TNI.
Herindra merupakan lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) angkatan 1987, peraih penghargaan Adhi Makayasa, dan dikenal sebagai perwira infanteri handal dari Korps Baret Merah Kopassus. Latar belakang militernya sangat kental, mengikuti jejak ayahnya Letkol Inf (Purn) Drs Hudaya. Selama berkarier, ia menempuh berbagai pendidikan militer bergengsi, baik di dalam negeri maupun luar negeri, termasuk di The Military College of Vermont–Norwich University USA dan National Defense University USA.
Berbagai operasi tempur telah dilalui Herindra, termasuk penugasan di Timor Timur. Kariernya di Kopassus mencatat jabatan strategis seperti Wakil Komandan Jenderal Kopassus (2013–2014) dan Komandan Jenderal Kopassus (2016). Ia juga pernah menjabat Pangdam III/Siliwangi, Irjen TNI, hingga Kepala Staf Umum TNI sebelum dipercaya Presiden Joko Widodo menjadi Kepala BIN pada 2024.
Dalam sambutannya, Prabowo Subianto menegaskan bahwa penganugerahan Jenderal Kehormatan Bintang 4 kepada Herindra adalah bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan pengabdian luar biasa. “Herindra adalah sosok yang setia, cakap, dan memiliki rekam jejak pengabdian yang membanggakan bagi TNI dan Indonesia,” ujar Prabowo.
Penganugerahan ini menjadi catatan sejarah baru bagi Herindra dan menambah daftar prestasi panjang yang telah diraihnya selama lebih dari tiga dekade pengabdian di dunia militer dan intelijen.














