FaktaYogyakarta.id, YOGYAKARTA– Kasus meninggalnya Rheza Sendy Pratama, mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta yang tewas usai mengikuti aksi di depan Mapolda DIY, kini menjadi perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua DPRD DIY, Nuryadi, menegaskan bahwa kepolisian harus mengusut kasus tersebut secara terbuka dan transparan agar kepercayaan publik tetap terjaga.
“Kalau memang bisa diusut, kepolisian harus melakukan proses itu secara terbuka dan transparan. Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang,” ujar Nuryadi, Senin (1/9/2025).
Ia juga menegaskan, DPRD DIY siap mengawal kasus meninggalnya Rheza hingga tuntas karena menyangkut kepentingan masyarakat Yogyakarta. Menurutnya, semua masyarakat DIY merupakan konstituen yang telah memberikan mandat kepada wakil rakyat, sehingga pihak dewan tidak akan membiarkan kasus ini berhenti di tengah jalan.
“Ya, kami siap mengawal. Semua warga DIY adalah konstituen kami. Jadi tidak ada yang kami lepaskan,” imbuhnya.
Meski begitu, Nuryadi menekankan bahwa DPRD DIY akan tetap bekerja sesuai koridor kewenangan yang dimiliki. Pihaknya tidak akan mengambil langkah-langkah yang bukan menjadi ranah lembaga legislatif. “Kami tidak akan bertindak di luar kewenangan dewan, tapi tetap akan memastikan kasus ini berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.
Kasus meninggalnya Rheza Sendy Pratama telah menimbulkan gelombang solidaritas dari mahasiswa, masyarakat sipil, hingga berbagai organisasi. Mereka mendesak aparat kepolisian untuk segera membuka fakta sebenarnya di balik peristiwa tragis yang terjadi usai aksi di depan Mapolda DIY. Publik berharap penyelidikan yang dilakukan benar-benar transparan dan adil, agar tragedi serupa tidak terulang di kemudian hari.
Perhatian DPRD DIY terhadap kasus ini diharapkan bisa menjadi penegas bahwa kematian mahasiswa dalam konteks aksi unjuk rasa bukan hal sepele. Tindakan pengawalan dari lembaga legislatif dianggap penting untuk memastikan adanya keadilan bagi keluarga korban serta masyarakat Yogyakarta pada umumnya.














