FaktaYogyakarta.id, YOGYAKARTA — Kebakaran yang terjadi di area Selokan Mataram sempat menimbulkan dugaan masyarakat bahwa peristiwa tersebut berasal dari kebocoran pipa gas Pertamina. Namun, setelah dilakukan pengecekan mendalam, pihak Pertamina memastikan bahwa kebakaran di Selokan Mataram tidak terkait dengan kebocoran jaringan pipa gas.
Pengecekan lapangan dilakukan oleh tim Pertamina yang didampingi anggota Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda DIY. Dari hasil pemeriksaan teknis, tidak ditemukan adanya kebocoran atau kerusakan pada pipa gas yang melintas di sekitar lokasi.
“Dari hasil monitoring di titik-titik pipa, tidak ada indikasi kebocoran. Jadi dapat dipastikan kebakaran di Selokan Mataram bukan bersumber dari pipa Pertamina,” jelas salah satu pejabat Pertamina yang turut mendampingi pengecekan.
Kebakaran tersebut sebelumnya menimbulkan kekhawatiran warga sekitar karena lokasi kejadian berdekatan dengan jalur pipa yang digunakan untuk distribusi energi. Namun, setelah adanya konfirmasi dari Pertamina, masyarakat diminta tetap tenang karena instalasi pipa dalam kondisi aman.
Petugas Pertamina bersama aparat kepolisian juga memastikan akan terus melakukan pemantauan rutin untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Selain itu, masyarakat diimbau segera melapor apabila melihat adanya indikasi yang mencurigakan, seperti percikan api atau bau gas menyengat di sekitar jalur selokan.
Peristiwa kebakaran di Selokan Mataram ini menjadi pengingat penting tentang perlunya kewaspadaan dan penanganan cepat terhadap setiap potensi bahaya, meski penyebab utama kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Dengan kepastian bahwa insiden tersebut tidak berasal dari kebocoran pipa gas Pertamina, warga diharapkan dapat kembali beraktivitas dengan aman tanpa kekhawatiran berlebih.














