FaktaYogyakarta.id, GUNUNGKIDUL – Wacana pembukaan jalur baru Trans Jogja rute Jogja–Wonosari akhirnya menunjukkan perkembangan signifikan. Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko, menyatakan bahwa rencana ini sebenarnya sudah mulai digagas sejak awal tahun 2025. Kajian teknis dan pembahasan bersama DPRD DIY pun telah dilakukan guna memastikan kelayakan rute baru tersebut.
“Penentu kebijakan tetap berada di tangan anggota DPRD DIY, tetapi kami sangat berharap rute baru Trans Jogja ke Gunungkidul ini bisa segera terealisasi untuk melayani masyarakat,” ujar Irawan pada Rabu (11/6/2025).
Menurut Irawan, pembukaan jalur Trans Jogja Jogja–Wonosari telah melalui kajian komprehensif yang juga melibatkan korespondensi dari masyarakat. Dari hasil kajian tersebut, disiapkan sebanyak 25 unit armada bus Trans Jogja. Namun, tidak semua armada akan langsung dioperasikan secara bersamaan.
“Pengoperasian armada akan menyesuaikan dengan jam-jam sibuk, seperti pagi dan sore hari. Pada jam sibuk, akan dijalankan 18 armada, sementara pada waktu normal hanya 8 armada,” jelasnya.
Adapun jam operasional yang ditetapkan yaitu pukul 06.00–08.00 WIB pada pagi hari dan pukul 15.00–18.00 WIB pada sore hari. Kebijakan ini diambil guna mengoptimalkan pelayanan sekaligus efisiensi operasional.
Selain itu, dalam pembahasan rute baru Trans Jogja ini, Dinas Perhubungan juga menggandeng Organda dan pemilik PO bus yang selama ini melayani trayek Jogja–Wonosari. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih kepentingan serta menjamin kelancaran pengoperasian bus milik Pemerintah DIY.
“Tentu kami tetap melibatkan Organda dan pihak PO bus. Partisipasi mereka penting, dan ini masih perlu koordinasi lebih lanjut,” tambah Irawan.
Dengan adanya rute baru ini, diharapkan mobilitas warga Gunungkidul menuju Kota Yogyakarta akan semakin mudah dan nyaman, sekaligus menjadi solusi transportasi yang lebih ramah lingkungan dan terjangkau.














