FaktaYogyakarta.id, SLEMAN — Duka mendalam menyelimuti warga sekitar RSUD Sleman setelah kabar meninggalnya seorang penjual angkringan yang akrab dikenal sebagai sosok ramah dan penuh semangat dalam mencari nafkah. Kecelakaan lalu lintas di Sleman pada Rabu dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, merenggut nyawa MY (54), warga Sleman, yang sudah bertahun-tahun berjualan angkringan di sekitar RSUD Sleman.
Peristiwa memilukan ini terjadi di Jalan Magelang KM 12,5, tepatnya di depan Alfamidi Dusun Krapyak, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Sleman. Saat itu, MY sedang dalam perjalanan pulang menggunakan motor roda tiga jenis Viar, membawa pulang peralatan dagangannya seperti biasa.
Menurut keterangan Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, kecelakaan lalu lintas di Sleman ini melibatkan tiga kendaraan: motor Viar milik MY, sebuah mobil Suzuki pikap bermuatan sayur, dan Toyota Agya. “Mobil pikap dari arah utara menabrak bagian belakang motor Viar, menyebabkan korban terpental ke jalur berlawanan, lalu ditabrak oleh Toyota Agya dari arah selatan,” jelas AKP Salamun.
Benturan keras membuat MY meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, pengemudi pikap berinisial DB (31) mengalami luka lecet, dan penumpangnya K juga mengalami luka ringan. Keduanya saat ini menjalani perawatan di RSUD Sleman. Pengemudi Toyota Agya, AP (29), dan penumpangnya dinyatakan selamat.
Pemandangan di lokasi sangat memilukan: peralatan dagang angkringan, kotak makanan, dan gelas-gelas plastik berserakan di jalanan, bercampur dengan tanah dan serpihan kaca. Sayur-mayur dari pikap pun berserakan, memperparah suasana duka dini hari itu.
Warga dan pengunjung RSUD Sleman mengenang MY sebagai sosok pekerja keras, selalu menyambut pembeli dengan senyum hangat sambil menyajikan kopi, teh, atau nasi kucing. Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam di hati banyak orang yang biasa singgah di angkringannya.
Polisi saat ini masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengecek kondisi rem dan kecepatan kendaraan yang terlibat. Tragedi ini menjadi pengingat betapa pentingnya kehati-hatian di jalan raya, terutama pada malam hingga dini hari ketika jarak pandang dan konsentrasi sering menurun.














