YOGYAKARTA – Sebagai bentuk apresiasi terhadap profesi satpam, dalam rangka HUT Satpam ke-44, berbagai kegiatan dilaksanakan, mulai dari bakti sosial, tabur bunga, edukasi tentang bahaya narkoba, judi online hingga jalan sehat.
Puncak perayaan akan dilaksanakan pada tanggal 8 Januari mendatang.
Polda DIY menyatakan bahwa profesi satpam harus diemban dengan orang yang punya integritas dan mampu menjalankan tugas dengan maksimal demi keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja.
Hal tersebut penting dalam upaya menjaga kondusifitas keamanan di Yogyakarta, peran satpam sangat krusial.
Direktur Binmas Polda DIY, Kombes Pol Tartono mengatakan, Yogyakarta berbeda dengan daerah lain.
Sumber daya utamanya adalah sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan dan pariwisata.
Satpam harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan di kedua sektor ini.
“Keamanan di Jogja sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat, terutama orang tua yang ingin menyekolahkan anak-anaknya di sini,” katanya saat perayaan HUT ke 44 satpam di Stadion Mandala Krida, Minggu (5/1/2024).
Selain itu, sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah juga sangat bergantung pada kondisi keamanan yang kondusif.
Lebih lanjut, Tartono menekankan pentingnya komitmen pribadi setiap individu dalam menjaga keamanan.
“Polisi tidak meminta berlebihan. Satpam adalah profesi mulia yang harus menguasai berbagai hal di tempat kerjanya, mulai dari memahami karakteristik masyarakat sekitar, operasional kantor, hingga memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.
“Kami ingin mengajak para satpam dan keluarganya untuk lebih mengenal dan memahami pentingnya peran mereka dalam menjaga keamanan di Jogja,” kata dia.
Tercatat, terdapat sekitar 12.000 satpam resmi di DIY yang telah memiliki kompetensi garda pratama dan madya. Namun, masih banyak satpam di perumahan yang belum memiliki sertifikasi. (sya)














