YOGYAKARTA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja memastikan belum ada ditemukan kasus HMPV di Kota Jogja.
Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Jogja Lana Unwanah menyebut sejatinya belum ada alat khusus untuk mendeteksi keberadaan virus ini.
Termasuk keberadaan vaksinnya pun belum ada.
Adapun, terkait dengan gejala, Lana mengatakan gejala yang terjadi sangatlah umum.
“Gejalanya gejala-gejala yang sangat umum seperti virus pada virus infeksi pernapasan pada umumnya,” ujar Lana.
Lana mengimbau orang tua untuk memperhatikan anak-anaknya.
Sebab, menurut Lana anak-anak menjadi kelompok rentan akan paparan virus HMPV.
Lana mengajak orang tua untuk meningkatkan imunitas tubuh anak dengan cara memberikan makanan yang bergizi seimbang.
Jika ditemui gejala seperti ganguan saluran pernapasan, pilek, batuk, demam, sesak napas, maka dianjurkan anak untuk segera dibawa ke fasilitas kesehatan.
”Anak-anak yang memiliki gejala tersebut diimbau untuk tidak berangkat sekolah dan beristirahat hingga benar-benar sembuh untuk menghindari penularan kepada anak-anak yang lain. Istirahat saja di rumah dan istirahat ini juga merupakan salah satu upaya terapi suportif untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” imbaunya. (sya)














