YOGYAKARTA – Harga cabai rawit merah mulai menunjukkan penurunan harga setelah sebelumnya melonjak tinggi pada awal Januari 2025.
Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, harga cabai rawit merah mencapai Rp101.167 per kilogram.
Namun, akhir pekan lalu, harganya telah turun menjadi Rp90.500 per kilogram.
“Kami melihat ada penurunan harga yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir,” kata Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati, Selasa (14/1/2024).
Penurunan harga ini disebabkan beberapa faktor seperti pasokan yang telah mencukupi dan peningkatan produksi cabai lokal.
Namun, penuruan harga tersebut masih jauh di atas harga normal yang harganya berkisar Rp30.000 per kilogram.
Pemda DIY sempat mempertimbangkan melakukan operasi pasar, namun ternyata opsi tersebut tidak efektif.
“Cabai merupakan komoditas yang memiliki daya tahan yang sangat singkat. Jika dilakukan operasi pasar, kemungkinan besar cabai yang dijual akan cepat busuk dan tidak akan memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan harga,” ujar Yuna.
Pemda DIY juga telah melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga cabai rawit merah ke depan.
Beberapa diantarang meningkatkan kerja sama dengan petani cabai, memperkuat jaringan distribusi dan memantau perkembangan harga secara berkala. (sya)














