FaktaYogyakarta.id, BANTUL – Pagi yang seharusnya tenang di Dusun Panggungharjo, Sewon, Bantul berubah menjadi duka mendalam. Kecelakaan tunggal di tikungan Tegal Krapyak terjadi pada Minggu pagi (3/8/2025) sekitar pukul 06.00 WIB, merenggut satu nyawa dan menyebabkan satu korban lainnya dalam kondisi kritis.
Sebuah sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi AA-2400-PM melaju dari arah barat menuju timur. Namun saat memasuki tikungan, pengendara diduga kehilangan kendali dan menabrak devider (pemisah jalan) di tengah ruas jalan tersebut. Suara dentuman keras membangunkan warga sekitar yang langsung berhamburan menuju lokasi kejadian.
Pengendara motor diketahui bernama Alvian Asep Solihin (29), seorang buruh harian lepas asal Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Ia ditemukan dalam kondisi luka berat di bagian kepala dan segera dilarikan ke RS Panembahan Senopati untuk mendapatkan pertolongan medis. Hingga berita ini ditulis, Alvian masih dalam perawatan intensif.
Lebih tragis lagi, pembonceng yang dibawanya dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Identitasnya belum diketahui dan tercatat sebagai Mr. X, mengingat belum ditemukan kartu identitas pribadi. Jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit yang sama untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Dua warga, Arif Yulianto (48) dan Iwan Nugroho (57), menjadi saksi mata atas kejadian nahas tersebut. Mereka adalah yang pertama memberi pertolongan kepada korban sebelum pihak kepolisian dan petugas medis tiba di lokasi.
Menurut keterangan saksi, sepeda motor mengalami kerusakan parah di bagian depan kanan—menandakan benturan keras saat menabrak pembatas jalan. Tikungan di Tegal Krapyak memang dikenal cukup tajam dan rawan kecelakaan, terutama saat pengendara melaju dengan kecepatan tinggi atau kurang waspada.
Kecelakaan tunggal di Bantul ini kembali menjadi pengingat bahwa kewaspadaan di jalan harus selalu dijaga, terutama di tikungan tajam dan saat kondisi jalan masih diselimuti embun pagi.














