FaktaYogyakarta.id, BANTUL – Kondisi jalan rusak di Sepiangin Selatan Tamanan Bantul menjadi sorotan warga setelah akun media sosial @merapiuncover mengunggah keluhan terkait infrastruktur yang memprihatinkan di kawasan tersebut. Jalan yang terletak di belakang BBTKLPP Yogyakarta itu dilaporkan mengalami kerusakan parah dengan permukaan yang berpasir, berkerikil, serta berlubang di beberapa titik.
Keluhan tersebut menyebutkan bahwa jalanan tidak hanya rusak, tetapi juga minim penerangan sehingga sangat berbahaya, terutama di malam hari. Padahal, jalur ini merupakan jalan utama sekaligus alternatif yang banyak dilalui warga, termasuk penghuni perumahan yang tersebar di sekitar kawasan Tamanan.
“Jalan ini kondisinya parah. Berpasir, berkerikil, berlubang, kalau malam juga gelap. Bahaya sekali. Ini jalan utama dan alternatif, banyak perumahan di sini. Tolong dibantu up biar ada tindak lanjut dari Pemkab Bantul,” tulis unggahan tersebut.
Munculnya keluhan ini memicu pertanyaan dari masyarakat mengenai perhatian pemerintah daerah. “Ini memang dibiarkan begini karena pemerintahnya tidak tahu atau memang sengaja belum diperbaiki?” lanjut pelapor dalam postingan yang menjadi viral di media sosial tersebut.
Jalan rusak di Sepiangin Selatan Tamanan Bantul dinilai sangat membahayakan pengendara, terutama pengendara roda dua. Risiko kecelakaan semakin besar mengingat kondisi jalan yang licin saat hujan dan minimnya penerangan di malam hari.
Warga berharap Pemkab Bantul segera melakukan survei dan perbaikan agar tidak terjadi kecelakaan serius di jalan tersebut. Selain itu, perbaikan drainase dan penambahan lampu penerangan jalan menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bantul terkait laporan warga ini. Namun, masyarakat berharap keluhan tersebut segera mendapatkan perhatian dan menjadi prioritas dalam program perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Bantul.














